Home / Sejarah ASPRI

Sejarah ASPRI

SATPAM yang merupakan singkatan dari Satuan Pengamanan adalah satuan kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/proyek/badan usaha untuk melakukan kemanan Fisik ( physical Security ) dalam rangka penyelengaraan kemanan swakarsa di lingkungan kerjanya.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyadari bahwa polisi tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengemban fungsi Kepolisian.Oleh karena itu lembaga satuan pengamanan secara resmi di bentuk oleh Jenderal Polisi (Purn) Prof. DR. Awaloedin Djamin pada tanggal 30 Desember 1980 berdasarkan SK Kapolri No.126/XII/1980.

Mengacu pada Tugas Pokok dan Fungsi SATPAM maka KAPOLRI mengeluarkan PERKAP No.24 pada Tahun 2007 yang berisi kewajiban SATPAM untuk menyelenggarakan Keamanan dan Ketertiban Di kawasan atau wilayah tempat kerjanya khususnya pengamanan Fisik ( Phisical Security ) secara terbatas.

Ironisnya di usianya yang lebih dari 30 tahun tidak ada yang mau memperhatikan nasib SATPAM tidak ada Wadah untuk bertanya untuk menyampaikan keluhan dan tidak ada Lembaga yang mau melindungi mereka pada kasus ketenaga kerjaan,sehingga image yang muncul pada Profesi ini masih di anggap sebagai pekerajaan murahan.

Berdasarkan data yang kami himpun dari beberapa sumber pada tahun 2010 terdapat lebih dari 600 Perusahaan Jasa Keamanan dengan merekrut lebih dari 800 ribu personil dengan tingginya kebutuhan akan jasa keamanan usaha ini telah menarik banyak minat pelaku bisnis untuk mendirikan Badan Usaha Jasa Keamanan namun ironisnya banyaknya BUJP yang mendirikan usaha ini justru mengekploitasi tenaga para SATPAM dengan kompensasi penghasilan di bawah standar minimum pokok.

Jika mengacu pada lambang Padi dan Kapas di Logo SATPAM yang melambangkan kesejahteraan yang merupakan tujuan dari pengamanan maka seyogyanya SATPAM bukan jadi “Sapi Perah” perusahaan tenaga pengamanan.banyak sekali kasus yang timbul di lingkungan kerja yang sebagian besar di antaranya melibatkan SATPAM.

Demi menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan di terapkan pada akhir tahun 2015 maka SATPAM Indonesia di tuntut lebih Profesional agar mampu bersaing dengan SATPAM Negara Lain.melihat dinamika sistem ketenaga kerjaan pada bidang Pengamanan ini membuat beberapa pemerhati yang konsen dan aktif mengikuti perkembangan SATPAM mencetuskan berdirinya Asosiasi Satuan Pengamanan Republik Indonesia yang di singkat ASPRI.

ASPRI — ASOSIASI SATUAN PENGAMANAN REPUBLIK INDONESIA — didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menguatkan tali silaturahim antar anggota Satuan Pengamanan (baik tingkat regional, nasional, dan internasional), meningkatkan profesionalitas Satuan Pengamanan, serta melindungi kepentingan dan hak-hak Satuan Pengamanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia secara utuh dan menyeluruh.

Pendiri ASPRI

 

Yudhi Sabang Sucipto S.H., M.H.,
Karir :
• Wira Bangsa Foundation ( Founder )
• PT. Wira Jaya Sejahtera ( Owner )
• PT. Wira Jaya Kottaman ( Owner )
• Sabang, Handari & Partners ( Founder and Managing Partner )
Mayor Jenderal TNI (purn) HR KARYONO D, S. Ip, MM
Karir :
• Mantan Pangdam Sriwijaya
• Mantan sesmenpolkam tahun 1998 – 2001
Brigjend. (Purn) Widodo Suparto, S.H., M.Si.
Karir :
• Konsul Jenderal RI Kinabalu
• PABAN h-3 DIT “H” BAIS ABRI
• DITJEN SOSPOL DEPDAGRI

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*